BENARKAH ADA CCTV MURAH ?

29/07/2014 14:25

BENARKAH ADA CCTV MURAH ?

 

Seperti diketahui kualitas berbanding lurus dengan harga….. sebenarnya apa yang kita ketahui tentang dunia CCTV ? Marilah kita mencari yang idealnya. Ideal adalah bagaimana kita mendapatkan hasil yang memuaskan dengan harga yang “terjangkau”. Terkadang orang berani membayar mahal dan mereka mengatakan itu murah.. that’s right, karena kepuasan dari hasil yang mereka dapatkan melebihi dari apa yang mereka bayarkan.

 

Untuk itu yang pertama marilah kita mengenal bagian / komponen pembentuk CCTV.

Sekarang kita semakin mengenal komponen pembentuk CCTV umum. Bila sudah demikian, dimanakah letak MURAH / Mahal didalam sebuah Paket CCTV ? mari kita melihat lebih teliti setiap komponen CCTV.

 

 

1.       Kamera CCTV (CCD)

Secara garis besar Kamera CCTV Analog terbagi atas 2 yaitu : Kamera Indoor dan Kamera Outdoor.

Jenis Kamera Dome W/O IR / IR-12M HDIS 420TVL             150.000 – 300.000,-

Jenis Kamera Dome IR HDIS IR-20M, 650TVL-800TVL          350.000 – 525.000,-

Jenis Kamera Dome IR SONY IR-20M, 650TVL-800TVL         550.000 – 700.000,-

Jenis Kamera Outdoor IR HDIS IR-20M, 420TVL-540TVL      325.000 – 450.000,-

Jenis Kamera Outdoor IR HDIS IR-20M, 650TVL-800TVL      450.000 – 600.000,-

Jenis Kamera Outdoor IR SONY IR-20M, 650TVL-800TVL     650.000 – 750.000,-

Jenis Kamera Outdoor IR SONY IR-40M, 650TVL-800TVL     800.000 – 999.000,-

 

(NB : Jenis Harga dengan Huruf Merah tidak dianjurkan)

 

Kamera yang Powerfull adalah kamera yang memiliki Fasilias-Fasilitas seperti : D-WDR, 2/3NDR, AGC, OSD dengan Lux illumination 0.001lux dan SN Rasio >= 52db. Jenis kamera inilah yang seharusnya kita terapkan untuk bisnis kita. Apapun yang terlihat di hasil layar, buatlah Objek terlihat sejelas mungkin, bukan hanya tingkah laku / gesture Objek saja, tapi biarlah kita dapat mengenali objeknya dengan jelas. Bagaimana menurut anda ?

 

Jadi, masihkah kita memikirkan CCTV MURAH ?

 

 

2.      Perekam (DVR) 4/8/16/24/32 (CIF / D1 / WD1 / HD)

Secara kualitas Rekaman, DVR dibagi menjadi : 

                  -.    CIF dengan Resolusi 360 x 240 pixel

                  -.    D1 dengan Resolusi 720 x 480 pixel

                  -.    WD1 (960H) dengan Resolusi 960 x 480 pixel

                  -.    HD-SDI dengan Resolusi >1000 pixel

 

DVR yang dijual Murah biasanya memiliki Spesifikasi :

-. Kualitas Rekaman DVR masih menggunakan CIF (360 x 240)

-. DVR Tidak memiliki Audio / hanya memiliki 1 Port Audio In (Microphone)

-. DVR Tidak memiliki Port RS485

-. DVR Tidak didukung dengan System Alarm

-. DVR belum memiliki Fitur Auto Motion Detector

-. DVR tidak dilengkapi dengan Port Audio Out (Speaker)

-. DVR belum memiliki Port HDMI (hanya VGA dan TVout)

                 

Perlu diperhatikan bahwa semua DVR belum include Harddisk, masyarakat harus diberikan edukasi yang baik tentang Kualitas rekaman CCTV dan Kapasitas Harddisk yang harus digunakan. Ada beberapa jenis DVR yang mendukung 2 atau lebih Slot Harddisk.

 

 

3.      Harddisk 500 / 1000 / 2000 GB

Tahukah anda bahwa didalam DVR tersimpan REKAMAN Kejadian, dan yang lebih tepatnya tersimpan di perangkat HARDDISK yang terdapat didalam DVR. Harddisk memiliki kapasitas yang beragam sama seperti FlashDisk / Memory Card. Penjual biasanya membuat paket mereka terlihat lebih murah dengan menurunkan kapasitas Harddisk. Mintalah penjelasan yang baik dari Toko Penjual CCTV agar kebutuhan Rekaman anda bisa maximal.

 

Berikut kami coba uraikan kapasitas Ideal sebuah Harddisk untuk DVR

-. DVR dengan Kamera 04CH      - menggunakan harddisk 500GB

-. DVR dengan Kamera 08CH      - menggunakan harddisk 1000GB

-. DVR dengan Kamera 16CH      - menggunakan harddisk 2000GB

 

4.      Kabel BNC / Twister Pair

Kabel adalah mediator yang sangat penting untuk menentukan Hasil sebuah CCTV pada Layar Display. Kabel lah yang menghubungkan Titik Kamera ke DVR (Pusat Rekaman). Pemakaian kabel yang tidak memenuhi standart akan menurunkan kualtias kamera.

 

Kebanyakan penjualan CCTV kurang menjelaskan masalah ini, dengan alasan dapat mengambil margin lebih dari pemakaian kabel yang mereka tawarkan. Kuat Arus yang dihantarkan oleh kabel dengan luas penampang lebih besar membutuhkan tarikan Power Suppy yang juga lebih besar, oleh karena itu system installasi dengan menggunakan kabel BNC harus diperhatikan dengan baik factor Jarak tarikan / panjang kabel dari Kamera ke DVR (Diharapkan mengambil jalur terpendek).

 

Secara umum kita dapat menggunakan 2 jenis kabel untuk pemasangan CCTV :

 

4.1     Kabel RG

Kabel RG yang digunakan dengan harga yang lebih murah adalah Jenis Kabel RG-59. sedang kabel RG yang standart menggunakan kabel RG-06 dengan luas penampang tembaga tunggal yang lebih murni. Tentu 2 jenis kabel RG ini sangat menentukan hasil kamera, terutama untuk Tarikan jarak jauh.

 

Begitu banyak jenis kabel RG dengan berbagai kualitas dari berbagai Merk kabel, berhati-hatilah dalam menentukan pemakaian Jenis Kabel. KAMERA BAGUS tidak dapat menampilkan hasil yang maximal jika menggunakan Standart kabel Murah.

 

Ada juga jenis kabel Paten yang ditawarkan per 20meter / lebih dengan alasan kemudahan pemasangan. Berhati-hati dengan jenis kabel tsb. karena jenis kabel ini menggunakan system kabel Serabut.

 

4.2     Kabel Twister Pair

Kabel Twister Pair atau yang lebih sering dikenal dengan sebutan kabel Belden / Kabel LAN saat ini semakin diminati oleh masyarakat. Bukan karena harganya yang lebih murah untuk system installasi panjang, tapi juga masalah kerapian installasi dan Hasil yang diberikan kepada Customer. 1 tarikan kabel LAN dapat mewakili 3-4 kamera, dan tentunya ini akan sangat menguntungkan dari segi ESTETIKA RUANG dan efisiensi Daya (Power Supply), selain Hasil Kamera yang lebih Bersih / Jernih / tidak kabur, ect…

 

System installasi Kabel LAN ini biasanya terlihat lebih mahal untuk tarikan jarak dekat, karena harus menyertakan Video balun sebagai pengganti konektor BNC. Namun hasil yang didapat sangatlah berbeda dengan menggunakan teknologi Kabel RG.

 

 

5.      Konektor BNC / BALLUN

Meskipun ukurannya kecil dan harganya relative murah, namun jangan dianggap remeh untuk urusan HASIL KAMERA. Terkadang kita menemukan hasil kamera yang berbayang / berair / berpasir ? masalah utama selain Konsumsi power  yang kurang adalah penggunaan Konektor. Gunakanlah konektor dengan kandungan tembaga yang baik untuk memaksimalkan hasil kamera anda.

 

6.      Power Supply

Peranan listrik DC (PSU) sangat penting untuk membuat Kamera kita dapat menampilkan hasil yang maximal. Bayangkan bila kita tidak cukup makan, pastilah kita tidak maximal dalam beraktifitas, demikian pula kamera tanpa dikonsumsi dengan Arus Listrik DC yang cukup. Berikut adalah standart ideal konsumsi PSU untuk Kamera.

 

-       Adaptor Induk (12V 5A) Untuk installasi 4 titik Kamera (Kurang

        dianjurkan untuk Jenis Kamera dengan menggunakan Infra (IR)

                  -       Adaptor Induk (12V 10A) Untuk installasi 4-8 titik Kamera

                  -       Adaptor Induk (12V 20A) Untuk installasi 8-16 titik Kamera

 

Pemilihan adaptor sangat dipengaruhi oleh pilihan jenis kamera yang kita beli. Saya memberikan contoh Smart Phone. Kondisi Battery Smartphone tentu akan lebih cepat habis bila dibandingkan dengan Hp jaman dulu seperti Nokia 5110. kenapa demikian ?

Jawabannya sederhana : Hp Smartphone akan lebih cepat habis karena konsumsi batterynya akan terpakai oleh berbagai macam fitur yang ditawarkan Hp tersebut seperti YouTube, Radio, MP3, Camera, Online Social Media, Movie ect… sedang Hp Nokia 5110 hanya untuk Telepon dan SMS, bahkan belum bisa MMS. Hal inilah yang harus diperhatikan oleh Customer dalam niatnya membeli CCTV untuk Rumah / Bisnis mereka.

Perbedaan Fitur membuat konsumsi daya

battery akan lebih cepat drop

 

7.      Installer / Jasa Pemasangan

            Hal terakhir yang kita bahas adalah dengan siapa kita bertransaksi, tentu kita sangat memerlukan jasa untuk melakukan pemasangan CCTV dari Toko tempat kita membeli.

Pastikan bahwa teknisi yang ada di toko tersebut cukup nyaman diajak berkonsultasi untuk mendapatkan hasil yang diharapkan, dan pastikan para teknisi ini dapat bekerja dengan rapi agar tidak mengganggu keindahan ruangan kita. Karena tentunya kita sangat menginginkan teknik pemasangan yang baik dengan sebuah tujuan hasil yang memuaskan kita bukan ?

 

Saran untuk Customer :

1.         Perhatikan sebelum membeli. Apakah paket yang ditawarkan sudah lengkap / belum, sudah termasuk Jasa Pemasangan / Belum. Biasanya paket yang ditawarkan hanya berupa Paket 4/8 Kamera + DVR + Kabel secukupnya. Belum termasuk semua komponen yang kita bahas bersama.

2.         Rata-rata paket iklan CCTV, tidak mencantumkan Spesifikasi Kamera. Penjual lebih menekankan PRICE, dan sengaja menyembunyikan Spesifikasi. Ini biasanya disebut dengan istilah Stochoma.

3.         Perlu di Tanya  jenis kabel yang digunakan. Untuk Kabel BNC yang baik biasanya menggunakan Kabel RG-06 Tunggal. Banyak kabel dengan harga murah. Bila penjual menawarkan Sistem kabel Twister Pair, biasanya mereka menambahkan Video Balum sebagai komponen Harga dalam Nilai Penjualannya. Perhatikan penjelasan komponen kabel (Lih. Point 4 dan 5)

4.         Pastikan alat rekam DVR sudah dipaketkan dengan HARDDSIK Min 500GB, biasanya Penjual belum menyertakan ini didalam system paketnya.

 

Rangkuman

Sejauh mana kita mengetahui tentang CCTV dan bilamana CCTV itu dikatakan Murah ?

CCTV dikatakan murah Ketika kepuasan yang kita dapatkan

sebanding dengan apa yang kita bayarkan.

 

Best Regard

Team Management CCTV Murah Ideal

CCTVAndalan.com

Back